Info Sekolah
Senin, 24 Jan 2022
  • Selamat Liburan Semester Ganjil, Semoga Sehat Selalu
25 November 2021

MEMAKNAI HGN DI SDN 67 BANDA ACEH

Kamis, 25 November 2021 Kategori : Uncategorized

Banda Aceh, 25/11/2021. SDN 67 Percontohan hari ini memperingati Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2021 bertempat dihalaman SDN 67. Seluruh Guru dan Siswa turut larut dalam semua kegiatan yang diadakan oleh sekolah. Guru-guru terlihat berpakaian rapi menggunakan pakai adat, dan tidak kalah menariknya seluruh petugas upacara dilakukan oleh guru pada hari ulang tahun ini. Siswa dan siswi turut khidmat dalam kegiatan upacara ini. Pembina Upacara Erna Wirda, S.Pd.,M.Pd. membacakan sambutan mentri Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A.

Setelah upacara rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Salam-salaman antara siswa dan guru di iringi sholawatan. Pemberian bunga dan ucapan terus mengalir dari 356 orang siswa dan siswi SDN 67 Percontohan Banda Aceh. Keharuan dan kegmbiraan terpancar dari raut wajah semua guru dan siswa. Momen ini tentu menjadi momentum menghilangkan rasa rindu yang selama ini terpisah jaraknya karena wabah Covid19.

Kegiatan terus berlanjut dengan foto barsama baik guru maupun siswa. setelah dirasa cukup seluruh siswa dan guru diingatkan untuk mencuci tangan dan tetap menjaga protokol kesehatan. Bagaimanapun kebahagian dan kesehatan mahal harganya.

Selamat hari Guru ke 76 “Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”

#Guru Menolak Menyerah karena Corona

Kutipan:

PIDATO
MENTERI PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI
PADA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2021

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om Swastyastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,
Rahayu.

Ibu dan Bapak guru yang saya hormati dan banggakan,

Tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Kita semua tersandung dengan adanya pandemi. Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan, dan terpukul secara batin,

Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran. Guru mau tidak mau mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal. Guru mau tidak mau menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid mereka tidak belajar di bawah tekanan. Guru di seluruh Indonesia menangis melihat murid mereka semakin hari semakin bosan, kesepian, dan kehilangan disiplin. Tidak hanya tekanan psikologis karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa ”makan”,

Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi. Tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira. Saat saya menginap di rumah guru honorer di Lombok Tengah, saat saya menginap di rumah Guru Penggerak di Yogyakarta, saat saya menginap bersama santri di pesantren di Jawa Timur, saya sama sekali tidak mendengar kata ”putus asa”.

Saat sarapan dengan mereka, saya mendengarkan terobosan-terobosan yang mereka inginkan di sekolah mereka. Wajah mereka terlihat semangat membahas platform teknologi yang cocok dan tidak cocok untuk mereka. Dengan penuh percaya diri, mereka memuji dan mengkritik kebijakan dengan hati nurani mereka.

Disitulah saya baru menyadari bahwa pandemi ini tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan kami mendengar.

Guru se-Indonesia menginginkan kesempatan yang adil untuk mencapai kesejahteraan yang manusiawi, Guru se-Indonesia menginginkan aset terhadap teknologi dan pelatihan yang relevan dan praktis. Guru se-Indonesia menginginkan kurikulum yang sederhana dan bisa mengakomodasi kemampuan dan bakat setiap murid yang berbeda-beda. Guru se-Indonesia menginginkan pemimpin-pemimpin sekolah mereka untuk berpihak kepada murid, bukan pada birokrasi. Guru se-Indonesia ingin kemerdekaan untuk berinovasi tanpa dijajah oleh keseragaman.

Sejak pertama kali kami cetuskan, sekarang Merdeka Belajar sudah berubaj dari sebuah kebijakan menjadi suatu gerakan. Contohnya, penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan Merdeka Belajar berhasil melahirkan ribuan inovasi pembelajaran. Gerakan ini makin kuat karena ujian yang kita hadapi bersama. Gerakan ini tidak bisa dibendung atau diputarbalikkan, karena gerakan ini hidup dalam setiap insan guru yang punya keberanian untuk melangkah ke depan menuju satu tujuan utama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itulah, saya tidak akan menyerah untuk memperjuangkan Merdeka Belajar, demia kehidupan dan masa depan guru se-Indonesia yang lebih baik.

Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru se-Nusantara atas pengorbanan dan ketangguhannya. Merdeka Belajar ini sekarang milik Anda.

Salam Merdeka Belajar.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Om shanti, shanti, shanti om,
Namo buddhaya 

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Komentar

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

HUBUNGI KAMI

SDN 67 PERCONTOHAN BANDA ACEH

Jl. Sultan Malikul Saleh No. 3 Lr. H.K.A. Jalil

Desa Lam Lagang

Kecamatan Banda Raya

Kota Banda Aceh

Provinsi Aceh

Kode POS 23239

KONTAK

Telephone : +62 (853-666-400-21)

Email : official@sdn67bandaaceh.sch.id

AGENDA

12
Jan 2022
waktu : 08:00
23
Des 2021
waktu : 20:00
14
Des 2020